Sabtu , 19 Agustus 2017
Home / Poleksosbud / UNS Gerakan Rasa Empati dan Kritis dalam Sosial Media
UNS Gerakan Rasa Empati dan Kritis dalam Sosial Media
UNS Gerakan Rasa Empati dan Kritis dalam Sosial Media

UNS Gerakan Rasa Empati dan Kritis dalam Sosial Media

Edupost.Id- Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (FIB UNS) menggelar diskusi Wikilingua yang bertemakan media sosial pada Kamis (19/1) kemarin. Hal ini disebabkan oleh penyebaran informasi di media sosial yang semakin menuntut pengguna untuk  memiliki pemahaman yang mendalam mengenai dampak yang ditimbulkan.

“Dalam paparan komunikasi massa, internet berdampak pada perluasan media. Sedangkan dalam sisi personal internet mempunyai dampak pada psikologi komunikator dan komunikan yang merupakan elemen dari proses komunikasi.” Papar Monika Sri Yuliarti, dosen Ilmu Komunikasi UNS sekaligus pembicara diskusi.

Menurut Monika sikap empati diperlukan untuk mencegah hal yang mengganggu atau bahkan merugikan pengguna sosial lain, ia juga menyampaikan social media literacy atau kemampuan bermedia sosial hendaknya dipahami oleh pengguna.

Sementara itu, Agus Dwi Priyanto, pembicara diskusi yang turut hadir menyampaikan materi terkait cara mengatasi berita hoax. “Information literacy juga harus dimiliki oleh para pengguna sebelum menyebarkan berita hoax atau berita yang belum tentu kebenarannya,” ungkap Agus,  Dosen Sastra Inggris FIB UNS saat menutup diskusi dengan mengajak pengguna media sosial untuk lebih kritis dalam menganalisis kebenaran informasi agar berita bohong dapat dikurangi.  (UNS/Inan)

Check Also

Antisipasi Banjir, Dosen UNS Kembangkan Smart Fews

Antisipasi Banjir, Dosen UNS Kembangkan Smart Fews

Edupost.id – Demi mengantisipasi banjir, dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Mohtar Yunianto mengembangkan SMART FEWS …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *