Kamis , 30 Maret 2017
Home / Poleksosbud / Way Kambas Kini Menjadi Anggota Ke 36 ASEAN Heritage Park
Way-Kambas-Kini-Menjadi-Anggota-Ke-36-ASEAN-Heritage-Park
Gajah di taman Nasional Way Kambas. (Foto: brucelevick)

Way Kambas Kini Menjadi Anggota Ke 36 ASEAN Heritage Park

Edupost.id – Taman Nasional Way Kambas (TNWK) segera menjadi anggota ke 36 ASEAN Heritage Park. Hal itu merupakan bentuk kerjasama TNWK dengan ASEAN Heritage Park yang menjadi tempat berlindung terbaik di kawasan ASEAN.

TNWK menjadi salah yang tertua yang memiliki lahan basah  dan hutan hujan di dataran rendah di Indonesia. Kawasan terletak di  Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, Indonesia, dengan luas 1.300 km persegi. Taman terdiri dari ekosistem hutan dataran rendah dengan hutan rawa air tawar, padang rumput, dan hutan di pesisir Sumatera.

Seperti dilansir Aseanbiodiversity, peluncuran resmi TNWK diadakan di Pusat Konservasi Gajah TNWK, Bandar Lampung, Indonesia pada 27 Juli 2016. Asisten Direktur dan Kepala Divisi Lingkungan. Pembangunan Direktorat Berkelanjutan, Komunitas Sosial-Budaya ASEAN Departemen Saroj Srisai, dan Pusat ASEAN untuk Direktur Eksekutif Keanekaragaman Roberto V. Oliva, dijadwalkan hadir dalam acara ini.

TNWK masih memiliki “lima besar” atau mega Fauna hutan Sumatera yang meliputi harimau sumatera, gajah sumatera, badak sumatera, malayan tapir, dan beruang madu. Hal ini juga rumah bagi kucing liar Sumatera yang meliputi macan tutul, kucing memancing, kucing berkepala datar, kucing emas, dan macan tutul kucing. Ini adalah rumah bagi pertama Elephant Training Center di Indonesia, pusat didirikan untuk menjinakkan dan melatih gajah liar translokasi dari daerah lain di Sumatera. Taman ini memiliki 50 spesies mamalia dan banyak dari mereka terancam punah.

“Atas nama Pusat Keanekaragaman Hayati ASEAN, saya ingin mengucapkan selamat kepada Indonesia untuk secara resmi meluncurkan keempat ASEAN Heritage Park. Tiga lainnya adalah Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan Taman Nasional Lorentz,” ujar Direktur Eksekutif ACB, Atty Roberto V. Oliva. (Nisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *