Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Prestasi Pemuda / Fawaz dan Alsha Wakili Indonesia dalam WYM di Jepang
Fawaz-dan-Alsha-Wakili-Indonesia-dalam-WYM-di-Jepang
Fawaz dan Alsha. (Foto: andi)

Fawaz dan Alsha Wakili Indonesia dalam WYM di Jepang

Edupost.id – Keinginan yang kuat disertai upaya maksimal telah membuat Fawaz Muhammad Khaer (XII IIS) dan Salsabila Hasna Mutiara Rizki (XII MIIA.1) terpilih mewakili Indonesia dalam World Youth Meeting (WYM) 2016 di Jepang. Kedua siswa SMAN 2 Yogyakarta ini akan berada di Jepang pada 2-10 Agustus 2016.

Dijumpai di sekolahnya, keduanya mengaku senang bisa terpilih mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi di kancah internasional ini. Alsha menjelaskan, WYM merupakan pertemuan pelajar dunia terhadap sebuah isu global. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Building Our Shared Future”.

“Kita akan membahas tentang bagaimana membangun dunia, dan kemajuan dunia 10 tahun yang akan datang,” kata putri tunggal pasangan Aris Munadi dan Titij Nuryastuti itu.

Fawaz menambahkan, setiap peserta nantinya akan mempresentasikan pemikiran dan gagasan masing – masing terkait tema yang sudah ditentukan. Putra sulung pasangan M. Khaeruddin Hamsin dan Siti Rahayu ini mengatakan, presentasi dari setiap sekolah akan dikolaborasikan dengan sekolah dari Jepang. “Presentasi kita akan dikolaborasikan dengan presentasi siswa dari Jepang,” imbuh pelajar kelahiran Yogyakarta, 22 Agustus 1999 ini. Pada WYM tahun ini, SMAN 2 Yogyakarta akan berkolaborasi dengan Waseda Honjo Senior High School, Jepang.

Baik Fawaz maupun Alsha mengaku sudah melakukan upaya maksimal sebelum berangkat ke Jepang. Keduanya sudah memperdalam kemampuan berbahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi resmi yang akan digunakan. Selain itu, mereka juga telah menyiapkan diri untuk membuat materi presentasi. Dukungan penuh dari orang tua masing-masing juga menjadi tambahan motivasi bagi keduanya.

Dalam mempersiapkan diri pada ajang ini, keduanya didampingi oleh Tri Indaryati. Selama tiga kali seminggu, Fawaz dan Alsha dibimbing oleh guru yang akrab disapa Miss Tri ini. Tri mengatakan, kedua siswa ini memang layak dikirimkan mewakili sekolah dan Indonesia dalam WYM 2016.

Selain memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, keduanya dipandang akan mampu untuk beradaptasi dalam lingkungan sosial dengan berbagi budaya. Perbedaan budaya antara bangsa timur dan bangsa barat memang harus dipahami agar nantinya tetap tercipta komunikasi yang baik dalam pertemuan ini.

“Mereka adalah yang terbaik yang telah dipilih,” ujar Tri.

Sebagai satu-satunya sekolah dari Indonesia yang mengikuti WYM, sekolah ini memiliki tanggungjawab besar kepada masyarakat Indonesia untuk memberikan yang terbaik. Terlebih, sejak 2009 delegasi sekolah ini telah berhasil mendapat 6 Platinum Award dan 1 Gold Award. (Andi)

Check Also

Pelajar Indonesia Raih Tujuh Medali di IESO 2017

Pelajar Indonesia Raih Tujuh Medali di IESO 2017

Edupost.id – Tim pelajar Indonesia berhasil meraih tujuh medali di ajang International Earth Science Olympiad …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *