Sabtu , 21 Oktober 2017
Home / Prestasi Pemuda / Hobi Badminton Antarkan Viola Da Silva ke Negeri Sakura
Badminton antarkan Viola da silva ke negeri sakura
Badminton antarkan Viola da silva ke negeri sakura

Hobi Badminton Antarkan Viola Da Silva ke Negeri Sakura

Edupost.id, Sleman – Kepiawaiannya dalam bermain badminton kini membuka jalan bagi pelajar SMKN 2 Depok Sleman ini menimba pengalaman berharga di luar negeri. Gadis pemilik nama lengkap Viola Da Silva Yogia itu menjadi satu di antara 22 pemuda Indonesia yang mengikuti program Student Exchange in Badminton Jenesys di Jepang pada 14-22 Maret 2016. Siswa kelas X Teknik Gambar Bangunan ini mengaku tak pernah menyangka dirinya bisa menginjakkan kaki di Negeri Sakura.

“Seneng banget, kaget, bungung itu beneran apa nggak,” ujar Viola mengungkapkan perasaannya ketika dipilih sekolah untuk mewakili Indonesia dalam program ini.

Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba putri pasangan Kim Hok dan Binawati Liem ini mendapat pemberitahuan dari pihak sekolah, bahwa dirinya terpilih untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke Jepang. Walaupun sempat kaget, Violapun menyatakan kesiapannya untuk berangkat. Segala persiapan dan persyaratan adminiatratif segera diurus.

Perasaan bahagia menyertai perjalanan Viola ke negerinya Doraemon itu. Pasalnya, ini adalah perjalanan pertamanya ke luar negeri. Sebelum menuju Jepang, Viola harus terlebih dahulu singgah di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Di sana ia bertemu dengan 21 orang lain yang akan bersama-sama terbang ke Jepang.

Di Jepang, gadis kelahiran Purworejo, 31 Oktober 2000 ini berkesempatan melakukan pertandingan badminton persahabatan dengan pelajar di Jepang. Bertempat di St. Ursula Gakun Senior High School, selama tiga kali Viola menjajal kemampuan badminton pelajar Jepang.

Tinggal serumah bersama keluarga asli Jepang juga menyisakan pengalaman berharga bagi Viola. Putri sulung dari dua bersaudara ini bercerita, di Jepang ia tinggal di rumah sebuah keluarga Jepang berusia tua. “Suaminya berusia 75 tahun, istrinya berusia 70 tahun. Mereka memiliki anak, tapi saat itu anaknya sedang di luar negeri,” Viola menggambarkan induk semangnya di Jepang.

Viola menceritakan, saat ia di Jepang, salju masih turun mengingat saat itu adalah peralihan musim dingin dan semi. Bersama kelompok dan induk semangnya, alumni SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta ini sempat menikmati indahnya salju yang tak bisa diniknati di Indonesia. Tidak hanya itu, ia juga dapat melihat secara langsung bunga sakura.

Gadis yang tinggal di Minomartani, Ngaglik, Sleman ini juga mengisahkan pengalamannya dalam menggeluti hobi badminton. Awalnya, ia mengaku tak sengaja terjun ke dunia badminton. Saat kelas tiga SD Kanisius Demangan Baru, ia sering ikut ayahnya mengantar ke tempat latihan badminton. Berawal dari coba-coba, Viola kecilpun makin ketagihan jenis olahraga itu.

Rasa ketagihannya itu lantas membuat Viola rajin berlatih. Sederet prestasi di bidang badminton telah ia raih. Di masa SMP, ia tercatat sebagai juara III O2SN SMP tingkat DIY. Ia bermain dalam ganda putri badminton. Tidak puas sampai di situ, Viola tetap berjuang mengukir prestasi ketika duduk di bangku SMK. Juara I O2SN SMK tingkat DIY berhasil ia raih. Predikat Juara I tingkat DIY itu menjadi tiket untuk melenggang ke O2SN pada Juli 2016 di Jakarta.

Meski sibuk berlatih badminton, Viola mengaku tak pernah melupakan tugas utamanya sebagai pelajar. “Kalau ada ujian aku libur latihan,” katanya. Melihat kesibukan putrinya antara sekolah dan badminton, Kim dan Binawati sangat mendukung. Yang terpenting bagi mereka, putri tercintanya itu bersungguh-sungguh menjalankan aktivitasnya. (Andi)

Check Also

Pelajar Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Karate Internasional

Pelajar Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Karate Internasional

Edupost.id – Enam pelajar Indonesia berhasil meraih empat medali emas dalam Kejuaran Karate The 31st Coupe …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *