Selasa , 24 Januari 2017
Home / Prestasi Pemuda / Irman Faiz, Mapres Nasional yang Ingin Jadi Ekonom Handal
Irman Faiz, Mahasiswa Berprestasi Nasional 2016
Irman Faiz, Mahasiswa Berprestasi Nasional 2016

Irman Faiz, Mapres Nasional yang Ingin Jadi Ekonom Handal

Edupost.id – Karya tulis yang berjudul “Inovasi Strategi Pemberantasan Korupsi untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa : Studi Kasus Indonesia” telah mengantarkan Irman Faiz meraih gelar Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Utama Nasional 2016 dari program Sarjana. Kesuksesannya ini akhirnya menjadi buah konsistensinya dalam perjuangannya selama ini. Diakuinya, pada awal ia kuliah, ia sering gagal meraih prestasi dalam beragam kompetisi. Kegagalan itu menjadi bahan pelajaran bagi mahasiswa Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) ini.

“Ketika saya gagal saya selalu merasa sedih, saya bercerita kepada orang tua saya dan teman-teman terdekat. Merekalah yang selalu memberikan motivasi bagi saya untuk kembali bangkit. Setiap kali gagal saya merasa saya harus cepat move on karena waktu terus berjalan dan banyak kesempatan yang akan terlewat jika kita terlarut dalam kesedihan,” ujar mahasiswa yang bercita – cita menjadi ekonom ini.

Pada karya tulisnya, Faiz merekomendasikan kepada pemerintah untuk mengatasi korupsi dari dua sisi, yaitu hulu dan hilirnya. Dari sisi hulu dapat dilakukan dengan penanaman nilai anti korupsi sejak dini. Salah satu ide yang Faiz ajukan adalah membuat permainan ular tangga berbasis nilai anti korupsi sehingga mudah dipahami anak-anak. Lebih lanjut, Faiz merekomendasikan untuk membuat indikator kerja KPK dan meningkatkan realisasi hukuman koruptor.

Dikatakan Faiz, ia mengikuti mawapres untuk menunaikan janjinya kepada orang tua. Tahun 2012, ia berjanji kepada ayahnya untuk mendaftar pemilihan mapres. Ini ia lakukan agar ayahnya membiayai keberangkatannya ke acara konferensi di Manila, Filipina.

“Ceritanya pada awalnya saya ingin mengikuti konferensi di Manila, Filipina pada tahun 2012. Namun, susah sekali mencari sponsor pada saat itu, akhirnya saya memohon ayah saya untuk membiayai seluruh biaya. Namun, ayah saya orang yang tidak memberikan sesuatu tanpa alasan yang jelas. Untuk itu ayah saya bertanya kepada saya untuk apa konferensi itu. Saya secara spontan menjawab untuk daftar mapres. Ayah saya pun membiayai saya,” kenangnya.

Sepulangnya dari Manila, pemilik hobi menyanyi dan nonton film itu merasa berkewajiban untuk menunaikan janji kepada sang ayah. Ia akhirnya mulai memantapkan diri akan mengikuti pemilihan mapres.

Berbagai upaya dilakukan untuk menyiapkan diri dalam pemilihan mapres. Faiz mengaku banyak mengikuti lomba yang sesuai dengan bidangnya. Menurutnya, lomba merupakan investasi yang tidak pernah rugi sebagai media belajar. Berlatih speaking dan writing Bahasa Inggris juga rutin ia lakukan untuk memperbaiki kemampuan bahasa asingnya.

Menjadi mapres nasional adalah mimpi Faiz. Namun, itu bukanlah tujuan terakhirnya. Mengabdikan diri bagi Indonesia dengan menjadi ekonom handal yang dapat memberikan dampak besar bagi Indonesia menjadi mimpi Faiz di masa depan. Langkah berikutnya untuk mewujudkan mimpi besarnya, tentu saja ia harus lulus dari UI. Setelah itu, ia ingin melanjutkan kuliah S2 di Cornell University jurusan International Trade and Finance.

“Dalam hidup saya percaya bahwa ketika kita memberikan yang terbaik maka kita juga akan mendapatkan yang terbaik karena hasil tidak akan mengkhianati proses. Kepercayaan itu yang membawa saya untuk selalu melakukan yang terbaik yang saya bisa,” ungkap pengagum ekonom Bambang Brodjonegoro itu. (Andi)

Check Also

Bukti Mahasiswa Teknik ITS Berkiprah di Pertanian

Bukti Mahasiswa Teknik ITS Berkiprah di Pertanian

Edupost.ID- Mahasiswa D3 Departemen Teknik Instrumentasi, Eka Wahyu Prasojo mampu membuat tanaman melakukan fotosintesis sehari …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *