Jumat , 20 Januari 2017
Home / Prestasi Pemuda / Jakarta Anti Galau, Mesin Solusi Sampah Karya Tim IPB
Jakarta-Anti-Galau-Mesin-Solusi-Sampah-Karya-Tim-IPB
Mesin Jakarta Anti Galau. (Foto: ipb)

Jakarta Anti Galau, Mesin Solusi Sampah Karya Tim IPB

Edupost.id – Mesin JAGAU (Jakarta Anti Galau) merupakan mesin untuk solusi dari banyaknya sampah dan banjir karya tim IPB. Mereka yaitu M. Prayoga Sunandar, M. Joffy Mahardika, Putra Ansa Gaora, dan Andri Nur Rachman. Empat Mahasiswa Program Studi Manajemen Industri, Program Diploma IPB berusaha berpartisipasi dalam memecahkan masalah tersebut melalui solusi inovatif.

“Kami berharap mesin ini dapat menjadi salah satu juara pada ajang PIMNAS tahun ini dan yang terpenting mesin JAGAU dapat direalisasikan sesegera mungkin dengan bantuan berbagai pihak,” tutur Yoga dalam siaran pers.

Humas IPB dalam siaran pers mengungkapkan, tim yang didampingi dosen pendamping Slamet Widodo, merancang sebuah mesin yang berfungsi untuk mengambil sampah di aliran sungai secara otomatis. Mesin ini berbentuk baling-baling dilengkapi dengan sistem konveyor yang  langsung terintegrasi dengan bak penampungan sampah. Mesin ini juga dilengkapi dengan sistem hidrolik dan sensor guna mengoptimalkan kinerjanya.

“Selain kemacetan, Jakarta juga menghadapi  masalah pelik terkait sampah dan banjir. Hingga kini persoalan tersebut belum terpecahkan. Dalam rangka mendukung Program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yaitu PROKASIH (Program Kali Bersih),” ujar Humas IPB.

Mesin JAGAU, tambahnya, terpilih sebagai salah satu karya dari Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang lolos untuk mengikuti Pekan Inovasi Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2016. Mesin JAGAU ini diharapkan benar-benar dapat menjadi solusi alternatif dalam menangani masalah sampah sungai  khususnya di DKI Jakarta. Mesin JAGAU dinilai sangat efektif dan efisien sebagai solusi jangka panjang dalam menangani sampah yang masih belum terselesaikan.

“Baling-baling di mesin JAGAU berfungsi untuk mengambil dan mengangkat sampah yang terdapat di permukaan air. Setelah sampah terangkut, lalu dialirkan melalui konveyor yang terintegrasi dengan bak penampungan di bibir sungai, dan dapat langsung diangkut truk. Hidrolik dan sensor berfungsi menaik-turunkan mesin secara otomatis sehingga dapat menyesuaikan tinggi permukaan air sungai,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Lukman dari UPK Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta, mesin JAGAU ini sangat inovatif dengan konsep alat yang user friendly, dan mungkin akan sangat efisien jika bandingkan dengan penanganan sampah yang selama ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Lukman berharap mesin JAGAU dapat direalisasikan sesegera mungkin. (IPB/Nisa)

Check Also

Fahutan IPB Lepas Peserta Ekspedisi Flora Fauna Indonesia

Fahutan IPB Lepas Peserta Ekspedisi Flora Fauna Indonesia

Edupost.ID- Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor (IPB) melepas 73 mahasiswa dan 1 dosen pendamping Eksplorasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *