Minggu , 26 Maret 2017
Home / Prestasi Pemuda / Joandy, Si “Absolute Winner” yang Hobi Mengamati Langit

Joandy, Si “Absolute Winner” yang Hobi Mengamati Langit

Edupost.ID, Magelang- Tahun ini merupakan tahun kedua Joandy mengikuti Olimpiade Astronomy dan Astrofisika Internasional. Setelah sebelumnya mendapat perunggu, tahun ini ia memperoleh emas. Tak hanya itu, predikat “Absolute Winner” yang notabene sulit didapat, berhasil diraih Joandy. Ia juga berhasil menyandang “The Best Observation”, meski merasa telah melakukan kesalahan-kesalahan minor.

“Perasaanku ada tiga, pertama gugup, kedua bingung, dan pastinya bangga,” ujar Joandy menggebu-gebu seusai upacara penutupan IOAA 2015.

Semua berawal dari hobinya mengamati langit malam sejak duduk di kelas XI (sebelas). Pelajar kelahiran Tebingtinggi, 14 Februari 1997 ini suka melihat dan membaca langit. Meski tempat tinggalnya di Medan, ia berusaha mencari tempat dimana ia bisa melihat bintang-bintang.

Ketika masuk SMA Sutomo 1 Medan, ia mengikuti ekstrakurikuler astronomi yang ternyata kemudian mengarahkannya ke olimpiade. Tidak hanya belajar di ekstra kurikuler astronomi, ia juga membantu mengajar adik-adik kelasnya.

“Takut ilmu saya lepas,” Joandy menjelaskan alasan ia mengajar. Meski tak dibayar, ia tetap mengambil peran itu. Joandy merasa bahwa mengajar adalah tanggungjawabnya.

Astronomi memang sudah mendarah daging bagi Joandy. Fisika menjadi mata pelajaran favorit. Ia kurang suka pelajaran sejarah atau sosial, sehingga peringkat di sekolah tak stabil. Namun di kelasnya, ia termasuk berprestasi karena masuk tiga besar.

Prestasinya tak lepas dari dukungan orang tua. “Ibu yang paling banyak mendorong saya secara moral,” ungkap Joandy. Begitupula ayahnya turut memberi semangat.

Ke depannya ia akan ingin belajar tentang teknik dan menjadi engineer. Ia merasa para ilmuwan tidak akan berhasil jika tidak ada alat-alat yang memadai, selain dana dari pemerintah. Pelajar yang baru saja diterima di ITB ini, ingin melanjutkan sekolah ke luar negeri nantinya. Ia juga mengungkapkan bahwa ia bercita-cita mengubah dunia dengan astronomi.  (Nurfi)

Check Also

fahimudin kholida man 3 bantul

Dua Siswa MAN 3 Bantul Raih Emas World Mathematics Invitational 2017

Edupost.ID – Dua siswa MAN 3 Bantul kembali berprestasi di kancah nasional setelah berhasil meraih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *