Kamis , 14 Desember 2017
Home / Prestasi Pemuda / Mahasiswa UI Ini Dianugerahi Honorable Mention di Ajang HNMUN 2015

Mahasiswa UI Ini Dianugerahi Honorable Mention di Ajang HNMUN 2015

DEPOK- Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Andhika Putra Sudarman (FHUI 2011) dianugerahi penghargaan “Honorable Mention” pada ajang The 61st Harvard National Model United Nations (HNMUN) di Boston Marriott Copley Place, Massachusetts, Amerika Serikat. HNMUN yang berlangsung pada 12-15 Februari 2015 ini adalah simulasi sidang PBB tertua, terbesar, dan paling prestisius di dunia yang diikuti oleh lebih dari 50 universitas setiap tahunnya.

Di ajang ini, setiap mahasiwa mewakili satu negara dalam membahas suatu isu atau topik terkini dunia yang telah ditentukan oleh panitia HNMUN. Pada sesi High-Level Political Forum on Sustainable Development tahun ini, Andhika mewakili negara Yunani membahas isu water management and security.

Penilaian dalam HNMUN ini meliputi kualitas kepemimpinan, kualitas pidato yang dibawakan, kemampuan bernegosiasi, kualitas makalah, kualitas draft resolution, dan kualitas ide yang disampaikan selama debat berlangsung.

Andhika menyebutkan, ada tiga hal yang menjadi faktor yang mendukung kemenangannya dalam HNMUN kali ini. Menurutnya, yang utama adalah ketenangan.

“Ketika kita khawatir, kita jadi tidak percaya diri dan akhirnya perfoma kita pasti jatuh. Jangan sampai hal itu terjadi. Anggap saja nothing to lose. Kita akan merasa punya everything to win ketika kita bersikap seperti itu,” terangnya, seperti dilansir uiupdate.

Selain itu, Andhika juga menyebutkan dirinya juga berusaha memaksimalkan penguasaan materi dan topik.

“Kita hanya bisa yakin dan percaya diri ketika kita sudah menguasai materi. Kemampuan formil hanya akan menjadi baik ketika penguasaan materi sudah sempurna. Jadi, menguasai materi itu sangat penting,” paparnya.

Andhika juga menyebutkan sikap tidak mudah putus asa turut berpengaruh atas kemenangannya. “Tidak sedikit orang kita yang biasanya sudah menyerah menghadapi kondisi yang susah dan sulit, tapi saya tidak” tambahnya.

Saat ini Andhika sedang mengikuti pertukaran pelajar di univeristas di Jepang. Di tengah-tengah kesibukannya di Jepang, Andhika meluangkan waktunya untuk menulis dua buku. Ia berharap, kedua buku tersebut bisa memotivasi generasi muda untuk terus berkembang.

(IK/SS)

DEPOK- Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Andhika Putra Sudarman (FHUI 2011) dianugerahi penghargaan “Honorable Mention” pada ajang The 61st Harvard National Model United Nations (HNMUN) di Boston Marriott Copley Place, Massachusetts, Amerika Serikat. HNMUN yang berlangsung pada 12-15 Februari 2015 ini adalah simulasi sidang PBB tertua, terbesar, dan paling prestisius di dunia yang diikuti oleh lebih dari 50 universitas setiap tahunnya.

Di ajang ini, setiap mahasiwa mewakili satu negara dalam membahas suatu isu atau topik terkini dunia yang telah ditentukan oleh panitia HNMUN. Pada sesi High-Level Political Forum on Sustainable Development tahun ini, Andhika mewakili negara Yunani membahas isu water management and security.

Penilaian dalam HNMUN ini meliputi kualitas kepemimpinan, kualitas pidato yang dibawakan, kemampuan bernegosiasi, kualitas makalah, kualitas draft resolution, dan kualitas ide yang disampaikan selama debat berlangsung.

Andhika menyebutkan, ada tiga hal yang menjadi faktor yang mendukung kemenangannya dalam HNMUN kali ini. Menurutnya, yang utama adalah ketenangan.

“Ketika kita khawatir, kita jadi tidak percaya diri dan akhirnya perfoma kita pasti jatuh. Jangan sampai hal itu terjadi. Anggap saja nothing to lose. Kita akan merasa punya everything to win ketika kita bersikap seperti itu,” terangnya, seperti dilansir uiupdate.

Selain itu, Andhika juga menyebutkan dirinya juga berusaha memaksimalkan penguasaan materi dan topik.

“Kita hanya bisa yakin dan percaya diri ketika kita sudah menguasai materi. Kemampuan formil hanya akan menjadi baik ketika penguasaan materi sudah sempurna. Jadi, menguasai materi itu sangat penting,” paparnya.

Andhika juga menyebutkan sikap tidak mudah putus asa turut berpengaruh atas kemenangannya. “Tidak sedikit orang kita yang biasanya sudah menyerah menghadapi kondisi yang susah dan sulit, tapi saya tidak” tambahnya.

Saat ini Andhika sedang mengikuti pertukaran pelajar di univeristas di Jepang. Di tengah-tengah kesibukannya di Jepang, Andhika meluangkan waktunya untuk menulis dua buku. Ia berharap, kedua buku tersebut bisa memotivasi generasi muda untuk terus berkembang. (IK/SS)

Check Also

Tahun 2018 Semua Sekolah Harus Terapkan Kurikulum 2013

Edupost.id – Pada tahun 2018 semua sekolah di Indonesia sudah harus menerapkan Kurikulum 2013. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *