Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Prestasi Pemuda / Nadia, Penulis Cilik yang Mendunia
Nadia-penulis-cilik
Nadia Shafiana Rahma, penulis cilik

Nadia, Penulis Cilik yang Mendunia

Edupost.ID, Bantul – Tidak hanya orang dewasa yang mampu menjadi seorang penulis. Seorang belia pun jika dipupuk dengan baik akan mampu mendulang prestasi di bidang penulisan. Hal inilah yang telah dibuktikan oleh Nadia Shafiana Rahma, penulis cilik asal Bantul, DIY, yang telah menerbitkan enam buah buku.

Siswi kelas 6 SDN Glagah Yoyakarta ini telah membuktikan bahwa dirinya layak disejajarkan dengan penulis besar Indonesia. Buktinya, bocah berumur 11 tahun itu telah menjadi delegasi Indonesia pada gelaran Frankfurt Book Festival (FBF) 2015 di Jerman pada 14-18 Oktober 2015 lalu.

Bocah kelahiran Jakarta 9 Januari 2004 itu bisa dibilang penulis cilik yang cukup produktif. Sejumlah buku cerpen maupun novel telah menghiasi beberapa took buku, bahkan satu di antaranya telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Buku-buku karya Nadia yang telah diterbitkan adalah My life My Heaven, Pengalaman Meraih Bahagia, Salah Tangkap, dan Kakek Misterius serta kumpulan cerpen Si Hati Putih. Kumpulan cerpen Si Hati Putih telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dengan judul The Boy with the Pure Heart. Selain diterbitkan dalam bentuk buku, karya Nadia juga tersebar di berbagai media masa.

Ibunda Nadia, Siti Jumaroh mengatakan, Nadia mengawali menulis sejak usia yang masih dini sekali, yakni saat dirinya masih duduk di Taman Kanak-kanak. Sejak TK, Nadia memang sudah mulai aktif mengirimkan tulisan ke media massa.

“Berawal dari membaca. Dari membaca itu aku mikir kenapa aku nggak bikin tulisan sendiri. Ngapain ikutin imajinasinya orang lain. Mending bikin cerita sendiri,” ungkap Nadia, ketika ditemui Edupost.id, di rumahnya di Desa Ngentak Baru, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Bantul, DIY beberapa hari yang lalu.

Nadia juga bercerita, jika kakaknya, Najma Alya Jasmine (12), telah menjadi inspirasi dan motivasi baginya untuk menulis. Najma saat ini juga telah menerbitkan 23 buku baik itu kumpulan cerpen maupun novel anak.

Menjadi delegasi Indonesia di FBF 2015 merupakan ajang internasional pertama untuk Nadia. Meski begitu, Nadia juga berkesempatan mengikuti Konferensi Penulis Cilik Indonesia yang digelar di Bogor. (Andi)

Check Also

Biaya-Dinas-Pejabat-Sedot-Anggaran-Dikti

Kemdikbud Dapat Anggaran 40 Trilyun dari RAPBN 2018

Edupost.id – Dalam rapat kerja antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Muhadjir Effendy dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *