Selasa , 17 Oktober 2017
Home / Prestasi Pemuda / Novi, Penghafal Qur’an yang Tak Pernah Mondok

Novi, Penghafal Qur’an yang Tak Pernah Mondok

Edupost.ID,Yogyakarta—Suatu saat pemimpin-pemimpin di Indonesia adalah para penghafal Al-Qur’an, hafidz dan hafidzah. Kebijakan-kebijakan yang dibuat pun lebih tepat, karena berpegang pada sumber yang pasti, hukum yang telah Allah tetapkan. Itulah mimpi Novi Trias Anisa, salah satu penghafal Qur’an yang saat ini naik ke kelas 2 SMA.

“Ingin memakaikan jubah buat orang tua di Surga,” begitulah motivasi gadis ramah dan murah senyum ini. Hal itu terinspirasi dari hadist.

Putri ke 2 dari 3 bersaudara ini mulai menyukai kegiatan menghafal Al-Qur’an sejak SMP. Ketika itu ia merasa iri dengan kemampuan santri-santri TPA menghafal Al-Qur’an, padahal umur mereka masih sangat muda. Novi meyakini, jika anak-anak saja bisa menghafal maka ia pasti lebih bisa.

Novi tak berasal dari pondok pesantren manapun. Meski ia ingin mondok, akan tetapi orang tua belum mengizinkan. Ia mempelajari Al-Qur’an dari TPA. Ustadz-ustadzah di TPA-nya memang berkualitas, sehingga Novi bisa menjadi seperti sekarang.

Selain penghafal Qur’an, Novi adalah juara kelas. Selama di SMAN 9, ia dapat mempertahankan rangking pertama di kelasnya. Sedangkan di SMP ia masuk tiga besar. Di sekolahnya ia mengikuti Rohis, Qira’ah, dan pramuka. Meski begitu ia dapat mengatur semua kegiatan sehingga tidak mengganggu jadwal membaca Qur’an dan menghafal.

“Menghafal Qur’an jangan dikasih waktu yang sisa,” ujar Novi mantap. Diusahakan setiap harinya ada waktu yang diprioritaskan untuk menghafal. Kegiatan lain bisa dilakukan berjam-jam. Sedangkan menghafal 1 menit saja cukup.

Cara menghafal Novi adalah pertama-tama dibaca sekitar 20 kali. Kemudian baru mulai menghafal dengan membuka tutup Al-Qur’an. Selain itu sering-sering mendengarkan murottal, misalnya di waktu senggang, naik motor, dan akan tidur. Murottal yang paling ia sukai adalah Murottal Ustadz Muhammad Thohar Al Junaid. Jangan lupa memuroja’ah (mengulang hafalan) setiap hari.

Novi mempunyai tokoh favorit di bidang menghafal Al-Qur’an, yaitu Wirda. Ia adalah putra dari Ustadz Yusuf Mansur. Awalnya ia melihat video kakaknya. Dari situ ia tertarik dan mencari informasi lebih lanjut di media.

Harapannya setelah lulus dari SMA, ia bisa melanjutkan ke UGM. Akan tetapi ia sebetulnya ingin melanjutkan ke Al-Azhar di Kairo, Mesir karena itu adalah kota para nabi dan universitas tertua Islam. Cita-citanya menjadi guru, awalnya. Kemudian berubah menjadi dokter. Di Al-Azhar pun sempat terbersit untuk mempelajari tentang kedokteran. (Nurfi)

Check Also

Monica, Siswa MTs Yapi Sleman

Monica, Siswa MTs Yapi Sleman Jadi Pembicara di Forum WHO

Edupost.id – Seorang bocah perempuan bernama Monica beberapa hari ini mendadak viral di dunia maya. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *