Jumat , 22 September 2017
Home / Prestasi Pemuda / Sasa, Anggota Paskibraka yang Juara Kelas

Sasa, Anggota Paskibraka yang Juara Kelas

Edupost.ID – Menjadi bagian dari barisan pengibar sang saka merah putih di hari kemerdekaan atau anggota Paskibraka adalah hal yang membanggakan bagi para pelajar. Anisa Rahma Zalsabila, kelas XII, satu diantara pelajar yang ikut andil dalam mengibarkan bendera merah putih di pusat Kota Yogyakarta tahun 2014.

Pelajar yang akrab disapa Sasa ini menyimpan potensi luar biasa. Saat ini posisi ketua OSIS dipegangnya. Di Pleton Inti (Tonti) SMAN 2 Wonosari juga aktif. Namun rangking 1 selalu didapatnya.

“Sasa aktif di organisasi, tapi akademiknya nggak ketinggalan,” komentar Arifin, pembina OSIS SMAN 2 Wonosari.

Untuk memanajemen waktunya, Sasa biasanya belajar selepas maghrib. Jika sudah merasa lelah, ia beristirahat. Kemudian melanjutkan belajar lagi. Dalam belajar tidak ada paksaan dan tidak memforsir diri.

Keikutsertaan Sasa dalam tim paskibraka provinsi DIY berawal dari bergabungnya ia ke Tonti. Anak pertama dari 2 bersaudara ini belajar dasar-dasar baris-berbaris di sana. Beberapa waktu kemudian ia mendapat undangan untuk mengikuti seleksi.

Seleksi untuk menjadi anggota paskibraka antara lain, baris-berbaris, fisik, postur, akademis, dan wawancara. Dari 16 orang, dipilih 8 orang untuk maju ke tingkat provinsi. Salah satunya adalah Sasa.

“Karena nggak biasa fisik, jadi kaget,” ujar Sasa menceritakan ketika dirinya ikut seleksi. Akan tetapi, lama-kelamaan tubuhnya mulai terbiasa dan merasa seleksi tidak terlalu berat.

Untuk sampai ke tingkat provinsi tahun lalu, perempuan berpostur tinggi dan berjilbab ini mempelajari soal-soal dan tes yang biasanya diberikan pada waktu seleksi. Selain itu pengetahuan umum juga menjadi bahan yang harus ia pelajari. “Belajar tentang Jogja itu seperti apa, Gunung Kidul, Indonesia,” katanya.

Dengan mengikuti paskibraka ia mendapat pelajaran, bahwa ternyata ‘hasil’ yang didapat sesuai dengan ‘usaha’ yang dilakukan. Semakin besar usaha yang dilakukan, maka semakin besar hasil yang didapat.

Perempuan yang ingin menjadi polwan ini berpesan kepada adik-adik kelas dan siapa saja yang ingin menjadi anggota paskibraka, “kalau punya mimpi, jangan takut,” kata Sasa. Menurutnya tidak ada yang mustahil. (Nurfi)

Check Also

Universitas Negeri Semarang (Unnes)

Lomba Robot UNNES untuk SMA dan Mahasiswa

Edupost.id – Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan mengadakan kompetisi robot tingkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *