Minggu , 22 Januari 2017
Home / Profil Inspiratif / Eko Mulyadi, Guru Berprestasi yang Ingin Seperti SBY
Eko Mulyadi, guru fisika SMKN 3 Yogyakarta menjadi juara 2 guru SMK Berprestasi Nasional 2015.

Eko Mulyadi, Guru Berprestasi yang Ingin Seperti SBY

Edupost.ID, Yogyakarta – Menjadi seorang guru memang dituntut untuk memiliki kreativitas. Hal ini penting agar dalam mengajar tak membuat siswa menjadi bosan. Inilah yang menjadi keyakinan Eko Mulyadi. Guru fisika SMKN 3 Yogyakarta ini telah berhasil menjadi juara 2 guru SMK berprestasi nasional 2015.

Ditemui di tempatnya mengajar, pria kelahiran Jakarta, 5 April 1975 ini banyak bercerita tentang hidupnya. Diyakininya, untuk meraih prestasi ini tidaklah mudah. Membutuhkan waktu dua tahun untuk mempersiapkan diri dalam ajang bergengsi ini. Kunci utama meraih prestasi baginya yaitu rajin mengembangkan diri dalam berbagai bidang. Selain itu, berdzikir dan berdoa juga tak boleh dilupakan.

Selama ini ia mengaku tidak pernah puas dengan hanya diam berpangku tangan. Baginya, hidup adalah ajang untuk selalu berkreativitas. Di bidang penulisan, ia rajin mengirim naskah ke surat kabar. Di bidang pengajaran, ia rajin membuat terobosan baru dalam mengajar agar proses pembelajaran menjadi menarik bagi siswa. “Saya kalau mengajar selalau membawa alat ke kelas. Ini akan membuat anak-anak penasaran dan membangkitkan semangat belajar,” ujarnya.

Ia juga mengaku ingin memiliki banyak keahlian. “Saya ingin seperti SBY yang multitalent,” katanya lagi.

Menurutnya, untuk menjadi orang yang serbabisa, ia harus banyak belajar dan mengikuti pelatihan. Diakuinya, ia memang suka mengikuti pelatihan dan seminar atas inisiatif sendiri, bukan atas perintah atasan. Ia sadar, kompetensi dirinya akan mampu terbangun jika ia sendiri yang berusaha mencarinya.

Sebelum meraih juara dalam Pemilihan Guru SMK Berprestasi Nasional 2015, ia meraih juara pertama kompetisis sejenis di tingkat Kota Yogyakarta tahun 2014, dan juara dua di tingkat DIY.  Penilaian ketat selama mengikuti kompetisi nasional telah berhasil ia lewati dengan baik. Ia harus membuat portofolio yang berisi kualifikasi akademik, program diklat yang pernah diikuti, penilaian atasan, RPP, karya ilmiah, jabatan-jabatan yang pernah diemban, dan penghargaan yang pernah diperoleh. Selain portofolio, ia juga harus melewati penilaian wawancara mengenai pembelajaran menyenangkan di kelas. Tidak ketinggalan, ia juga harus melakukan presentasi karya ilmiah, dan seleki tertulis.

Selain meraih prestasi di bidang ini, sebelumnya, guru yang mengaku suka menyanyi ini juga pernah menjadi juara di beberapa kompetisi. Ia pernah meraih juara pertama Lomba Inovasi Guru tingkat Kota Yogyakarta 2009, juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Kota Yogyakarta 2014, dan juara harapan 3 Lomba Pembuatan Video Pembelajaran yang diselenggarakan oleh BTKP DIY.

Tidak puas dengan merain juara 2 guru SMK berprestasi nasional 2015, Eko bertekad akan terus berjuang hingga berhasil meraih juara pertama. “Lanjut lagi selama belum juara 1, “ ujarnya. (Andi)

Check Also

Resep Burger Mi Instan

Resep Unik, Burger Mi Instan

Edupost.ID- Jika bosan menghidangkan mi instan dalam bentuk yang biasa, coba untuk kreasikan mi instasn …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *