Sabtu , 25 November 2017
Home / Profil Inspiratif / Khoirul Arifin, Mahasiswa IPB Hasilkan Omset Ratusan Juta Rupiah
Khoirul Arifin
Khoirul Arifin founder dan owner dari Nasihut Group

Khoirul Arifin, Mahasiswa IPB Hasilkan Omset Ratusan Juta Rupiah

Bogor – Modal kecil bukanlah menjadi penghalanguntuk dapat mewujudkan impian menjadi seorang pengusaha. Hal inilah yang dialami Khoirul Arifin, mahasiswa Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian (Faperta) Institut Pertanian Bogor (IPB).  Khoirul sebagai founder dan owner dari Nasihut Group yang memproduksi makanan yang serupa dengan burger namun dilakukan modifikasi roti diganti nasi.

Khoirul memulai karirnya sebagai wirausaha sejak tahun 2015 dengan modal Rp 150 ribu. Baginya modal bukanlah hambatan, justru itu menjadi tantangan. Dengan modal yang minimalis Koirul terus mencari relasi untuk dijadikan rekan bisnis. “Mencari orang yang paling berpengaruh yang bisa membawa dan menggerakkan banyak massa dalam bidang pemasaran,” ujarnya.

Kini bisnis yang dipelopori oleh Khoirul telah memiliki cabang di empat kota besar yaitu Bandung, Bogor, Depok dan Jakarta. Omset yang diperoleh pun cukup fantastis untuk orang semuda Khoirul. Dalam dua tahun perkembangan usahanya, dari empat cabang usahanya kini Khoirul dapat meraup omset sekira Rp 240-450 juta per bulan.

Awal mula hadirnya ide Nasihut adalah dari pengalaman pribadinya sendiri. “Susahnya dan jauhnya cari makanan dulu waktu di asrama putra. Akhirnya saya berpikir, kenapa tidak buat makanan praktis yang sehat dan mengenyangkan dengan harga yang terjangkau. Saya membayangkan burger pada saat itu. Lalu, saya berpikir lagi kenapa roti burger tidak diganti saja menjadi nasi dan dikemas secara praktis,” ujarnya.

Khoirul merintis usahanya dengan cara melihat kebutuhan pasar terlebih mahasiswa. Saat itu, peluang yang dilihat oleh Khoirul adalah adanya kebutuhan mahasiswa terhadap makanan pokok yaitu nasihut yang dikemas dengan unik. Sehingga usaha ini terus dilanjutkannya karena melihat prospek ke depan yang bagus. Khoirul pun memodifikasi cara penjualannya yang berbeda dengan orang lain.  “Saya ingin membuat mahasiswa itu tidak datang jauh-jauh ke toko makanan. Cukup mereka diam di tempat, lalu kami yang menyediakan kepada mereka,” katanya.

Semangat berwirausaha yang dimiliki Khoirul lahir dari kepeduliaannya melihat teman-temannya yang sudah mengenyam pendidikan tinggi, tapi belum juga mendapatkan pekerjaan. Inilah yang membuatnya ingin membantu mereka agar memiliki pekerjaan. Khoirul berharap agar pemuda sekarang dapat mengubah pola pikirnya yakni dari yang berpikir jadi pekerja berubah menjadi pembuka lapangan kerja.

Khoirul membagikan tipsnya untuk para pemuda bahwa tips untuk bisa menjadi seorang wirausaha adalah jangan takut gagal, totalitas, serta minta doa restu orangtua. Selain itu, hal penting lainnya adalah punya impian dan tujuan yang jelas, tidak merugikan orang lain, dan yang terakhir adalah fokus dan bersungguh-sungguh. “Insya Allah hasil tidak akan membohongi kerja keras,” ujarnya. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *