Minggu , 28 Mei 2017
Home / Profil Inspiratif / Muhammad Firdaus, Peneliti IPB Peraih KIN dan WIPO Awards
Muhammad-Firdaus-Peneliti-IPB-Peraih-KIN-dan-WIPO-Awards
Muhammad Firdaus Memegang SIKUH. (Foto: ipb)

Muhammad Firdaus, Peneliti IPB Peraih KIN dan WIPO Awards

Edupost.id – Karya dari peneliti IPB, perangkat lunak (software) Sistem Informasi Kelayakan Usaha Hortikultura (SIKUH), berhasil mengantarkan Muhammad Firdaus mendapat Anugerah Kekayaan Intelektual Nasional (KIN) dan World Intellectual Property Organization (WIPO) Awards. Pria yang juga dikelan sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB, diberikan penghargaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Republik Indonesia (DJKI Kemenkumham RI).

“SIKUH dapat menampilkan simulasi usaha dari luas lahan setengah, satu, dua, dan lima hektar dengan data serta SOP yang telah divalidasi tim Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) IPB,” ujar pria yang dikenal sebagai Wakil Dekan bidang Sarana, Kerjasama dan Pengembangan FEM IPB.

Penghargaan ini, jelasnya, juga diberikan sebagai apresiasi kepada kreator, inventor, inovator dan penggiat kekayaan intelektual dengan 13 kategori yang masing-masing dimenangkan satu orang. Pemberian penganugerahan KIN dan WIPO Awards diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla beberapa waktu lalu di Istana Wakil Presiden RI.

“SIKUH suatu terobosan pada sistem informasi yang dapat digunakan untuk membantu pebisnis atau petani atau penyuluh dalam mengembangkan usaha hortikulturanya. Sistem ini merupakan integrasi Prosedur Operasi Baku (POB) atau Satuan Operasional Prosedur (SOP) budidaya komunitas yang sebagian disusun dari Buku SOP keluaran Kementerian Pertanian ditambah analisis ekonomi,” ungkapnya.

Melalui SIKUH, terangnya, pengguna dapat melakukan simulasi terhadap aspek produktivitas, harga produksi, harga jual hingga mengetahui jumlah keuntungan secara akurat. Pengguna juga dapat mengetahui setiap tahap SOP budidaya suatu komoditas. , Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB ini. Saat ini SIKUH mempunyai enam hak cipta untuk enam komoditas yaitu kentang, cabai, melon, pepaya, pisang, dan tomat.

“SIKUH pun telah disebarluaskan (diseminasi) kepada publik dan dapat diakses secara bebas atau tidak berbayar melalui web http://mfirdaus.staff.ipb.ac.id/sistem-informasi-kelayakan-usaha-hortikultura-sikuh/. SIKUH juga dimuat dalam website Pusat Data dan Informasi, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Pusdatin Bappenas) dan dijual komersil dengan harga Rp. 250 ribu per paket,” tuturnya. (IPB/Nisa)

Check Also

mahasiswa IPB jadikan rambut manusia untuk suburkan tanah

Mahasiswa IPB Suburkan Tanah dengan Rambut Manusia

Edupost.id – Salon dan tempat pangkas rambut menghasilkan sejumlah sejumlah besar limbah rambut manusia yang belum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *