Kamis , 25 Mei 2017
Home / Profil Inspiratif / Muhammad Rizki, Delegasi ALSA dari Tanah Minang
Director of ALSA LC UGM, Muhammad Rizki bersama mahasiswa delegasi dari negara lain dalam delegasi dalam Konferensi ALSA.

Muhammad Rizki, Delegasi ALSA dari Tanah Minang

Edupost.id, Yogyakarta – Kehilangan sosok seorang ayah awalnya membuat hidup pemuda asal Padang ini tak terarah. Muhammad Rizki, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2012, sempat menjadi pelajar yang malas. Namun kehidupanya berubah ketika ia mengikuti program pertukaran pelajar ke Amerika dan juga menjadi delegasi pada Konferensi Asian Law Students’ Association (ALSA), di Korea Selatan.

Kehidupan Rizki, saat duduk dibangku SMP dan SMA dapat dikatakan sulit dan berantakan. Ia sering pulang malam, bermain game online di warnet, tidak masuk sekolah, hingga ibunya harus menemui guru akibat dari perilaku Rizki.

Kesedihannya berubah kebahagiaan saat ia mulai menorehkan berbagai prestasi di bangku SMA dan universitas. Selain menjadi delegasi dalam Konferensi ALSA, ia juga meraih peringkat ketiga dalam National English Competition Paper Presentation yang diselenggarakan ALSA LC UI.

Pada tahun ketiga, Rizki mulai memfokuskan waktunya di ALSA. “Alhamdulillah dapat dua pencapaian yaitu Best Delegate in ALSA International Study Trip Indonesia dan National Champion of National Selection of The Louis M. Brown and Forrest S. Mosten International Client Consultation Competition,” ungkapnya dengan rasa syukur.

Tahun 2016 menjadi istimewa karena ia diamanahkan sebagai Director of ALSA LC UGM. Sebelumnya ia sempat terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi. Seperti mendapatkan United Honor Roll Students karena GPA (IPK) selama menjalani pertukaran pelajar di Amerika yang mencapai 4.0, terpilih menjadi Junior Most Player di olahraga tenis, scholar athlete (atlet yang berprestasi), mendapatkan beasiswa untuk mengikuti konferensi di Walt Disney World, Florida,. Ia juga berkesempatan bertemu dengan Presiden Amerika, Barack Obama untuk mendapatkan ucapan selamat dan surat atas pencapaian jam relawannya.

Rizki berpesan jika seseorang menempatkan prioritasnya pada pencapaian terbesar, maka ia akan mendapatkan hasilnya. Kesuksesan yang ia raih juga tidak terlepas dari dukungan keluarga dan selalu menyematkan doa ‘Rabbi yassir wala tu’assir Rabbi tammim bi khair’ setiap kali menemukan kesulitan. “The power of prayers are definitely remarkable!” tegasnya kepada Edupost.id. (Nisa)

Check Also

UGM Buka Ajang Bisnis Pemuda ASEAN, AYSPP 2017

UGM Buka AYSPP, Ajang Bisnis Pemuda ASEAN

Edupost.id – Kompetisi bertaraf internasional, ASEAN Youth Socialprenuership Program (AYSPP) yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *