Jumat , 26 Mei 2017
Home / Profil Inspiratif / Sudarmono, Anak Tukang Becak yang Sukses Tembus UGM

Sudarmono, Anak Tukang Becak yang Sukses Tembus UGM

Edupost.ID, Yogyakarta – Sudarmono tak pernah menyangka, sebagai anak seorang tukang becak ternyata ia mampu melanjutkan pendidikan hingga bangku kuliah. Bakan ia tak menyangka dirinya dinyatakan diterima di kampus ternama, Universitas Gadjah Mada (UGM).

Bungsu dari lima bersaudara yang lahir di Klaten 24 Agustus 1997 lalu itu mengaku, bisa melanjutkan pendidikan di bangku perguruan tinggi merupakan cita-citanya sejak masih duduk di bangku SMP. Ketika itu ia masih duduk di bangku kelas dua SMP dan membuat sebuah catatan kecil yang ingin ia capai di masa depan.

“Saya masuk lewat jalur SNMPTN di Fakultas Peternakan Jurusan Ilmu dan Industri Peternakan UGM. Saat masih SMP saya tempel mimpi saya itu di dinding kamar, dan akhirnya Allah mendengar doa saya ketika itu,” papar Sudarmono.

Ia mengatakan, walaupun dirinya menyadari ekonomi keluarganya tidak dapat membantunya untuk sekolah tinggi, namun dengan keinginan dan tekad yang kuat ia pun akhirnya bisa melanjutkan jenjang pendidikannya.

Mahasiswa asal Klaten, Jawa Tengah itu mengaku tertarik mengambil Fakultas Peternakan karena bercitacita mengembangkan peternakan. Ternaknya beberapa kali banyak yang mati, karena keterbatasan ilmu pengetahuan mengenai obat, pemeliharaan dan berbagai hal mengenai ternak. Dari situ, Sudarmono bertekad untuk menimba ilmu peternakan, sehingga tidak ada lagi kasus kematian ternak akibat kurangnya pengetahuan tentang peternakan.

Untuk bisa masuk ke bangku universitas, ia sangat serius mempersiapkan diri. “Di saat teman-teman saya sibuk untuk merencanakan liburannya, saya belum tenang. Saya sempat mencari-cari beasiswa ke universitas yang lain. Dan Alhamdulillah rezekinya di sini,” paparnya.

“Sukses dunia dan akhirat itu adalah ketika kita bisa bermanfaat dan membanggakan orang-orang di sekeliling kita, keluarga, teman, agama maupun bangsa kita. Semoga saya diberikan kelancaran dan jalan yang terbaik oleh Allah,” ungkap pemuda yang ulunya aktif di organisasi Rohis saat duduk di bangku SMA. (Andi)

Check Also

UGM Buka Ajang Bisnis Pemuda ASEAN, AYSPP 2017

UGM Buka AYSPP, Ajang Bisnis Pemuda ASEAN

Edupost.id – Kompetisi bertaraf internasional, ASEAN Youth Socialprenuership Program (AYSPP) yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *