Jumat , 28 Juli 2017
Home / Profil Inspiratif / Tidak Memiliki Rumah, Siswa Tuna Netra ini Tinggal di Sekolah

Tidak Memiliki Rumah, Siswa Tuna Netra ini Tinggal di Sekolah

Edupost.ID, Yogyakarta – Di sebuah ruang Pramuka SMPN 2 Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, seorang siswa tuna netra bernama Slamet tinggal. Dua lemari menyekat ruang tersebut, memisahkan ruang tidur Slamet dengan dapur kecil. Di balik lemari tersebut, ada dua kasur tipis di atasnya tergeletak tumpukan pakaian dan sebuah gitar. Di sudut ruangan ada tape, kipas angin dan tiga buah piala kejuaraan tenis meja.

Kehidupan yang berat harus dilalui pelajar kelas 7 SMP Negeri 2 Sewon, Bantul ini. Ia hidup seorang diri, mandiri tanpa keluarga. Kedua orangtua Slamet meninggalkannya karena tidak mau menerima anaknya yang tuna netra.

Meski demikian semangat hidup Slamet sangat tinggi. Siswa kelahiran Magelang, 20 Oktober 1998 ini masih bersekolah walau harus tinggal di dalam ruang Pramuka sekolahnya karena tidak memiliki tempat tinggal. “Saya tinggal di sini sejak Februari kemarin, sebelumnya kos, tapi karena uang sudah habis, ya akhir tinggal di sini,” kata Slamet pada Edupost.ID saat ditemui di SMP N 2 Sewon Bantul, Kamis (14/5).

Sebelum tinggal di Sekolah, Slamet pernah tinggal di Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam, di Jalan Parangtritis, Danunegaran, Yogyakarta. Dia tinggal di asrama dan sekaligus sekolah di sana. Setelah lulus SLB, Slamet pun memutuskan untuk bersekolah di SMP N 2 Sewon yang merupakan sekolah inklusi.

Slamet bercerita, bahwa dirinya sempat memutuskan untuk berhenti sekolah dan mencari kerja untuk bertahan hidup. Ketika uang tabungannya sudah habis untuk membayar kos dan makan, dia kemudian meminta izin kepada guru-guru dan kepala sekolah untuk berhenti sekolah. “Saya waktu ditinggal orangtua posisinya juga sulit, nggak ada uang. Apalagi setelah kos, harus bayar kos dan juga butuh duit untuk makan. Saya terus mikir ya sudah berhenti sekolah aja,” ujarnya.

Namun guru-gurunya justru melarangnya untuk berhenti sekolah. Asnawi, kepala sekolah pun sepakat dengan guru untuk memberikan Slamet tempat tinggal sekaligus menanggung biaya hidupnya.  (Andi)

Check Also

Guru garis Depan

SK CPNS Guru Garis Depan Telah Resmi Ditetapkan

Edupost.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah resmi menetapkan Surat Keputusan (SK) bagi 2.806 Guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *