Minggu , 22 Januari 2017
Home / Profil Inspiratif / Ubah Citra Gang Dolly, Dalu Dianugerahi Berbagai Award
dalu-ubah-citra-gang-dolly
Dalu Nuzlul Kirom

Ubah Citra Gang Dolly, Dalu Dianugerahi Berbagai Award

Edupost.id – Citra buruk yang terlanjur melekat pada Gang Dolly, mendorong Dalu Nuzlul Kirom menggagas Gerakan Melukis Harapan (GMH). Pengabdiannya untuk warga Gang Dolly mengantarkan alumni ITS ini meraih berbagai penghargaan.

Menyabet berbagai perhargaan tak pernah terlintas di benak Dalu Nuzlul Kirom pada awal kiprahnya terjun ke dunia sociopreneur. Ia hanya ingin menginspirasi masyarakat untuk sama-sama bergerak menjadikan Indonesia yang lebih baik.

Baru-baru ini ia mendapat penghargaan dari salah satu stasiun televisi untuk kategori pemberdayaan masyarakat. Sebelumnya, ia juga sempat meraih Juara dua Wirausaha Sosial Mandiri 2014, Penerima Bantuan Presiden 2014, Juara satu Pro Poor Award 2015, serta Juara satu Pemuda Pelopor Surabaya 2016.

“Semakin terjun di sana, semakin banyak saya menemukan masyarakat yang perlu dibantu, baik secara ekonomi maupun mentalitas,” ucap Presiden BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) ITS tahun 2010/2011 itu.

Mengubah wajah Gang Dolly bukanlah perkara mudah. Namun, penggagas GMH ini tak pernah mengharapkan apresiasi sebesar itu terkait kerja kerasnya. Baginya, Dolly adalah simbol Indonesia dengan segala permasalahannya. Mulai dari moral hingga ekonomi, menyerupai kondisi Indonesia kekinian.

“Jadi, jika GMH bisa mengubah wajah Dolly, pengaruhnya gak hanya ke mereka, kami, dan Surabaya. Tapi ke seluruh Indonesia. Bahwa kita semua bisa mengurai masalah Indonesia terutama di tangan pemudanya,” terangnya.

Dalu berharap dapat mengubah Dolly sesuai tujuannya bersama tim GMH. Berkelanjutan secara gerakan dan bisa berekspansi. “Minimal menginspirasi di Indonesia untuk mewujudkan peradaban mulia,” tuturnya. (ITS/IK-SS)

Check Also

Bukti Mahasiswa Teknik ITS Berkiprah di Pertanian

Bukti Mahasiswa Teknik ITS Berkiprah di Pertanian

Edupost.ID- Mahasiswa D3 Departemen Teknik Instrumentasi, Eka Wahyu Prasojo mampu membuat tanaman melakukan fotosintesis sehari …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *