Jumat , 20 Januari 2017
Home / Psikologi / Enam Hobi Ini Tingkatkan Kinerja Otak
bermain-catur
Ilustrasi. Bermain catur

Enam Hobi Ini Tingkatkan Kinerja Otak

Edupost.id – Setiap orang memiliki hobi yang mereka sukai. Tanpa disadari, baik secara langsung maupun tidak langsung, hobi mereka akan mempengaruhi kinerja otak mereka. Semakin sedikit yang anda pelajari maka semakin sedikit yang anda ingat, begitu sebaliknya. Seperti dilansir Reader’s Digest, ada enam hobi yang mampu meningkatkan kinerja otak.

  1. Berakting

Akting membutuhkan banyak hafalan. Menurut sebuah penelitian, 122 pelajar yang mengambil kelas akting dua kali seminggu selama empat minggu meningkatkan kemampuan otak mereka dalam segi menghafal dan mengingat serangkaian kata, nomor dan cerita pendek. Sedangkan yang terjadi pada pelajar yang tidak mengambil kelas akting, akan berdampak sebaliknya. Penelitian lebih lanjut mengenai pelajar yang mengambil kelas akting yaitu sebanyak 19 persen mereka mengingat perbendaharaan kata yang didapat di kelas dan sebanyak  12 persen mereka mampu mengulang perbendaharaan kata dengan lancar.

  1. Menjadi tutor

Pelajar yang meluangkan waktunya untuk menjadi tutor di sebuah lembaga pendidikan atau kursus tertentu selama 15 jam setiap minggunya akan mengembangkan keterampilan dan kemampuan dalam memecahkan masalah serta mengalami peningkatan aktivitas otak sehingga ia bisa fokus pada suatu hal.

  1. Bermain teka-teki silang, catur dan kartu

Sebuah studi membuktikan bahwa dari 329 orang yang berumur 40 tahun ke atas lebih senang bermain permainan papan (catur, kartu dan lain-lain) dan teka-teki silang ketika ada waktu luang. Permainan ini dilakukan untuk mempertahankan jaringan otak dan mempertahankan memori dan fungsi kognitif lainnya. Hasil studi ini juga membuktikan bahwa mereka yang tidak menyukai permainan papan dan teka-teki silang lebih sering terkena penyakit Alzeimer. Oleh karena itu, sebaiknya sejak dini para pelajar diperkenalkan dengan permainan papan, teka-teki silang agar meningkatkan kerja otak dan mempertahankan daya ingat otak.

  1. Bermain alat musik

Seseorang yang senang bermain alat musik akan mempertajam berbagai macam proses kognitif seperti daya ingat, memusatkan fokus perhatian terhadap sesuatu, keterampilan motorik, keterampilan pendengaran dan keterampilan visual.Peneliti dari Emory Inoversity menerangkan bahwa  dari 70 orang dewasa, menemukan bahwa adanya peningkatan pada tes memori nonverbal dan peningkatan pada proses kognitif lainnya bagi mereka yang memiliki pengalaman 10 tahun dibidang musik.

  1. Menggambar, melukis atau memahat

Melakukan kegiatan yang berhubungan dengan seni akan mendorong seseorang untuk memusatkan perhatian. Seseorang yang sejak dini diperkenalkan atau dibiasakan dengan kegiatan menggambar, melukis dan memahat akan membantu otak mereka menyusun rencana atau rancangan dan menemukan ide-ide kreatif. Sebuah penelitian dari Mayo Clinic menemukan bahwa 73 persen dari 256 orang yang tidak pernah atau tidak menyukai kegiatan yang berhubungan dengan seni akan merusak perkembangan kognitif otak.

  1. Mempelajari bahasa baru

Sebuah studi menemukan bahwa penyakit yang disebabkan karena kinerja otak berkurang atau Alzheimer, terjadi pada mereka yang hanya memiliki kemampuan satu bahasa dibandingkan dengan yang memiliki kemampuan dua bahasa atau lebih. Penyakit ini rata-rata terjadi 4-6 tahun kemudian pada mereka yang hanya memiliki kemampuan satu bahasa. Oleh karena itu sebaiknya belajarlah dari sekarang dan ajarkan pada keluarga, teman dan rekan berbagai macam bahasa agar otak bisa mengoptimalkan kerjanya sehingga bisa terhindar dari penyakit Alzheimer. (Nisa)

Check Also

Enam Faktor Penyebab Guru Kurang Kondusif Mengajar

Edupost.id – Peran guru sangatlah besar, apapun yang guru lakukan akan berdampak pada murid. Namun …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *