Selasa , 25 Juli 2017
Home / Psikologi / Lima Faktor Penentu Kecerdasan Seseorang
Lima-Faktor-Penentu-Kecerdasan-Seseorang
Ilustrasi: Seseorang sedang Berpikir. (Foto: wikihow)

Lima Faktor Penentu Kecerdasan Seseorang

Edupost.id – Selama ini kecerdasan dipercaya berasal dari hasil tes IQ. Namun, ada lima faktor yang mampu menjadi penentu perkembangan kecerdasan seseorang. Seperti yang dijelaskan Adi W. Gunawan dalam buku Genius Learning Strategy, berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan.

1. Lingkungan

Lingkungan yang kaya akan stimulus dan tantangan dengan kadar yang seimbang mampu menguatjan otot mental dan kecerdasan anda. riset yang dilakukan Dr. Marian Diamond pada tikus, emmbuktikan bahwa lingkunagn yang kaya stimulasi (enriched environment), sangat membantu pertumbuhan koneksi sel otak. hal yang sama juga dapat etrjadi pada orak manusia.

2. Kemauan dan keputusan

Kedua faktor ini adalah faktor motivasi. Motivasi yang positif akan muncul sejalan dengan lingkungan yang kondusif. Sebaliknya bila lingkungan sama sekali tidak kondusif, otak yang paling cerdas sekalipun tidak akan dapat mengembangkan potensi intelektualnya.

3. Pengalaman hidup

Hasil riset terbaru menunjukkan bahwa potensi otak seseorang berkembang sejalan dengan pengalaman hidup. Khususnya pada masa bayi dan anak-anak. Hal kecil yang menunjukkan sukses maupun kegagalan yang dialami anak, bila terjadi kembali akan menjadi suatu program yang menentukan seberapa besar potensi kecerdasan yang digunakan.

4. Keturunan

saat ini para pakar masih berbeda pendapat mengenai besarnya peran keturunan dan faktor lingkungan dalam menentukan perkembangan kecerdasan. Namun, ahsil riset di bidangn ilmu kognitif dan neuroscience menunjukkan bahwa keduanya berpengaruh. Pengalaman hidup berpengaruh terhadap respon kognitif. gen seseorang sebaliknya mempunyai pengaruh pada kewaspadaan, memori, kemampuan sensori, dan juga faktor kecerdasan lainnya.

5. Gaya hidup

Disadari atau tidak, pilihan gaya hidup yang dijalani seseorang sangat berpengaruh terhadap level perkembangan kognitifnya. mulai dari makanan, teman, jumlah jam tidur, olahraga, obat, minuman, dan merokok. Gaya hidup lainnya yaitu seberapa sering seseorang menggunakkan otak untuk berpikir serta sejauh aman level berpikir seseorang. (Nisa)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *