Senin , 29 Mei 2017
Home / Sainstek / Bunga Bangkai Indonesia Ditemukan Tumbuh di Amerika
bunga-bangkai
Bunga bangkai ditemukan di Amerika (foto: voa)

Bunga Bangkai Indonesia Ditemukan Tumbuh di Amerika

Edupost.id – Bunga Bangkai adalah tanaman endemik Indonesia yang tumbuh di pulau Sumatera, Kebun Raya Bogor dan Taman Nasional Kayan Mentarang, Kabupaten Malinau. Namun, baru-baru ini bunga ini ditemukan tumbuh di Chicago, Amerika Serikat. Seperti yang dilansir dari National Geographic, Bunga Bangkai (Alice Amorphophallus atau Amorphophallus titanum di Indonesia ) sedang mekar di Chicago Botanic Garden beberapa waktu lalu.

Mekarnya bunga ini sudah sangat ditunggu oleh warga Chichago setelah bulan lalu gagal bekembang. Menurut Mo Fayyaz, Direktur Taman Fakultas Botani, Universitas Wisconsin, bau menyengat yang dikeluarkan oleh bunga ini membuat kita berpikir jika ada yang sedang meletakkan daging busuk. Sementara lalat dan kumbang yang tertarik dengan baunya akan menghampiri dan siap untuk meletakkan telur mereka.

Mo Fayyaz juga mengatakan baunya sangat mengganggu manusia, tetapi sangat disukai oleh serangga. Banyak pengunjung yang sengaja datang untuk melihat bunga ini dan membagikannya di akun sosial mereka. Sebelumnya Alice tumbuh dengan tinggi 55 inci dan lebar 35 inci. Bau bunga ini menyerupai bau ikan yang sudah busuk, asam isovaleri yang terdapat dalam keju dan seperti kaus kaki yang tercampur dengan keringat setelah selesai berolahraga.

Seperti yang dikatakan oleh Rob Raguso, Ahli Kimia Ekologi dan Profesor di Universitas Cornell,  kepada National Geographic, “bunga yang mengeluarkan bau belerang ini bagaikan tombol ajaib untuk lalat”. Selain itu, suhu bunga yang menyerupai manusia membuat serangga lebih yakin untuk hinggap di bunga ini. Lalat terbang dari kejauhan dan kemudian mencari tempat-tempat gelap di dalam bunga untuk meletakkan telurnya, tambahnya. (Nisa)

Check Also

bayi

Sembilan Fakta Bayi yang Tidak Dokter Katakan

Edupost.id – Orantua tentu akan bahagia dengan kedatangan bayi yang baru saja lahir. Namun, ada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *