Selasa , 17 Januari 2017
Home / Sainstek / Jangan Lupa Saksikan Gerhana Bulan Sore Ini
gerhana bulan
Gerhana bulan

Jangan Lupa Saksikan Gerhana Bulan Sore Ini

Edupost.Id – Setelah disuguhi penampakan Gerhana Matahari Total pada 9 Maret lalu, masyarakat Indonesia akan kembali disuguhi oleh penampakan peristiwa alam yang jarang terjadi. Kali ini bukan lagi gerhana matahari, tetapi gerhana bulan. Gerhana bulan yang dapat disaksikan malam ini Rabu (23/3) adalah gerhana bulan penumbra.

Gerhana ini terjadi ketika Bulan sebagai satelit alam yang mengelilingi Bumi melintas di wilayah bayangan gelap bumi tepatnya di wilayah bayangan gelap kabur atau penumbra.

Berdasarkan data dari Informasi dari BMKG, pada tahun ini Indonesia akan terjadi tiga kali gerhana bulan yaitu pada 23 Maret, 18 Agustus, serta 17 September.

Gerhana bulan malam ini bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. Fenomena alam ini terjadi saat bulan terbit di ufuk timur dan mulai terjadi sejak pukul 16.36 WIB, kemudian mencapai puncaknya pukul 18.47 WIB, dan berakhir pukul 20.57 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, Gerhana Bulan adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Gerhana ini dapat diamati di Amerika saat Bulan sedang terbenam, kecuali bagian Timur Amerika Selatan. Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Samudra Pasifik, Australia, Asia Timur dan Indonesia bagian Timur. Proses gerhana pada saat Bulan terbit dapat diamati di Australia bagian Barat dan Asia kecuali bagian Barat. Seluruh proses gerhana ini tidak akan dapat diamati dari daerah Asia bagian Barat, Afrika, Eropa, Samudra Atlantik, dan bagian Timur Amerika Selatan.

Dikutip dari laman kafeastronomy.com, saat peristiwa gerhana Bulan penumbra terjadi, Bulan seolah tidak mengalami gerhana dan tetap bersinar seperti biasanya. Namun, jika kita amati secara detail dengan teleskop maka akan tampak wilayah permukaan yang sedikit gelap.

Berbeda dengan gerhana Matahari, gerhana Bulan aman dilihat dengan menggunakan mata telanjang, tidak berbahaya dan tidak menimbulkan kebutaan. (Andi)

Check Also

SMA Muha buat Aplikasi Perpustakaan

SMA Muha Luncurkan Aplikasi Perpustakaan mLibsys

Edupost.ID – SMA Muhammadiyah 2 (Muha) Yogyakarta telah meluncurkan aplikasi perpustakaan berbasis Android Mobile Library …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *