Senin , 25 Juni 2018
Home / Sainstek / Kelelawar Sebarkan Virus Zoonosis yang Menginfeksi Manusia

Kelelawar Sebarkan Virus Zoonosis yang Menginfeksi Manusia

Edupost.id – Sebuah penelitian menunjukkan, kelelawar adalah hewan yang paling rawan menyebarkan virus zoonosis, kelompok virus yang menginfeksi manusia. Tubuh kelelawar membawa lebih dari 60 virus, jauh melebihi tikus yang dikenal sebagai sumber penyakit.

“Ada sesuatu yang berbeda pada kelelawar sehingga lebih banyak digemari virus zoonosis,” kata David Hayman, ahli epidemiologi satwa liar dari Colorado State University di Amerika Serikat, seperti dilansir dari laman Live Science.

Kelelawar selama ini telah menjadi inang bagi banyak virus. Mamalia terbang ini telah terbukti membawa sejumlah virus berbahaya, antara lain rabies dan virus yang berhubungan dengan SARS (sindrom pernafasan akut). Kelelawar juga merupakan inang asli bagi virus mengerikan, seperti ebola dan nipah, yang menyebabkan demam otak mematikan pada orang yang terinfeksi.

Namun, yang menakjubkan, kelelawar tidak pernah terinfeksi oleh virus-virus yang ada dalam tubuhnya. Kelelawar hanya menyebarkan virus dari satu tempat ke tempat lain, sehingga hewan lain dan manusia terserang penyakit.

Para peneliti kemudian membandingkan kemampuan kelelawar dengan tikus sebagai inang virus. Mereka menemukan bahwa tikus merupakan inang bagi 179 virus (68 di antaranya zoonosis). Sedangkan kekelawar merupakan inang bagi 137 virus (61 jenis bersifat zoonosis).

Meskipun tikus membawa virus zoonosis lebih banyak, jumlah virus pada kelelawar lebih banyak jika dihitung per spesies. Setiap spesies kelelawar menjadi inang bagi 1,79 virus zoonosis, sedangkan tikus hanya 1,48 virus per spesies.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=