Sabtu , 23 September 2017
Home / Sainstek / Rahasia Beton Romawi Kuno Kokoh hingga 2000 Tahun
Rahasia Beton Romawi Kuno Kokoh hingga 2000 Tahun
Rahasia Beton Romawi Kuno Kokoh hingga 2000 Tahun (ScienceAlert doc.)

Rahasia Beton Romawi Kuno Kokoh hingga 2000 Tahun

Edupost.id – Belum lama ini, tim peneliti yang dipimpin ahli geologi Marie Jackson dari University of Utah mengungkapkan rahasia tersembunyi dari arsitektur kuno yang dibangun oleh bangsa Romawi. Walaupun diterpa air laut selama 2.000 tahun, pelabuhan beton dari peradaban ini masih mampu bertahan hingga sekarang dan justru menjadi semakin kuat.

Jackson memaparkan bahwa beton modern biasanya dibuat dengan semen portland, sebuah campuran dari pasir silika, batu gamping, tanah liat, kapur dan bahan lainnya yang dilebur bersamaan pada suhu tertentu. Pada beton, adonan tersebut mengikat semua bebatuan secara keseluruhan. Namun, keseluruhan bahan itu harus tetap pada posisinya dan tidak berubah sama sekali. Sebab, reaski kimia yang tidak diinginkan dapat menyebabkan beton retak, erosi, dan runtuh.

Sedangkan, beton Romawi diciptakan dengan abu vulkanik, air kapur dan air laut. Kemungkinan para bangsa Romawi mendapatkan inspirasi tersebut setelah mengamati reaksi kimia dalam deposit abu vulkanik pada batuan tufa. Mereka juga mencampurkan batuan vulkanik yang terus menerus bereaksi dan memperkuat beton hingga sekarang.

Dalam sebuah proyek penelitian sebelumnya di bawah pimpinan Jackson, para peneliti telah mengumpulkan sampel beton laut Romawi dari beberapa pelabuhan di sepanjang pantai Italia. Kini, mereka memetakan sampel tersebut menggunakan mikroskop elektron. Setelah itu, dilakukan pemindaian dengan X-ray microdiffraction dan Raman spectroscopy untuk mengidentifikasikan semua butir mineral pada beton.

“Kita bisa masuk ke laboratorium alam kecil pada sebuah beton, memetakan mineral yang ada, suksesi kristal yang terjadi, dan sifat kristalografi mereka. Hasilnya sungguh menakjubkan,” ujar Jackson seperti dilansir Science Alert, (4/7).

Hasil pemindaian menunjukkan adanya aluminium tobermorite yang melimpah pada beton, sebuah mineral berbasis silika keras yang cukup langka dan sulit dibuat di laboratorium. Mineral ini, bersama dengan mineral langka lainnya yang disebut phillipsite, tumbuh dalam beton berkat air laut yang mengalir di sekitarnya. Ketika diterpa air laut, abu vulkanik pada beton menghilang dan menyisakan ruang untuk mengembangkan struktur yang diperkuat dengan kedua mineral di atas. (IK-SS)

 

Check Also

Kura-kura Galapagos, hewan usia terpanjang di dunia

Enam Hewan dengan Usia Terpanjang di Dunia

Edupost.id – Tak banyak hewan di dunia ini yang memiliki usia lebih lama dibanding usia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *