Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Sainstek / Terganggu dengan Gigitan Nyamuk? Usir dengan Tanaman ini
Gatal digigit nyamuk
Gatal digigit nyamuk (cbsnews)

Terganggu dengan Gigitan Nyamuk? Usir dengan Tanaman ini

Edupost.id – Nyamuk adalah binatang kecil yang sering menjadi musuh besar manusia. Beragam cara sudah dilakukan untuk mengusir nyamuk di sekitar kita. Menanam tanaman hidup pengusir nyamuk dapat menjadi solusi untuk mengusir nyamuk di sekitar Anda.

Dikutip dari buku “Tanaman Pengusir dan Pembasmi Nyamuk” karya Agus Kardinan, tanaman hidup pengusir nyamuk adalah tanaman yang dalam keadaan hidup bisa digunakan untuk menghalau nyamuk. Bau menyengat yang keluar dari tanaman ini tidak disukai nyamuk dan serangga lainnya. Agus menuliskan dalam bukunya, ada tiga jenis tanaman hidup pengusir nyamuk.

1. Zodia

Tanaman perdu yang memiliki nama latin Evodia suaveolens ini memiliki tinggi 0,3 – 2 meter, dengan panjaag daun 20-30 cm. Tanaman ini sudah sejak lama digunakan oleh orang Papua untuk menghalau nyamuk. Beberapa literatur menyebut, tanaman ini menghasilkan aroma tajam yang diduga disebabkan oleh kandungan evodiamine dan rutaecarpine yang tidak disukai serangga.

Tanaman ini tumbuh baik di ketinggian 400-1.000 m dpl. Perbanyakan tanaman ini dilakukan dengan biji. Bahkan, biji yang jatuh dan menyebar di sekitar tanaman pun dapat tumbuh menjadi tanaman dalam jumlah cukup banyak.

2. Selasih

Tanaman perdu yang satu ini memiliki tinggi 30-150 cm dan dapat hidup di ketinggian 1-1.100 m dpl. Bau daun selasih tercium sangat tajam, bahkan bisa menyebabkan pening dan mual. Perasaan pening dan mual ini kemungkinan disebabkan oleh terhirupnya akumulasi komponen-kompinen utama selasih yang menguap. Hal inilah yang menyebabkan nyamuk enggan mendekati tanaman selasih.

Perbanyakan selasih dilakukan dengan biji. Tanaman ini mempunyai daya adaptasi yang cukup baik dengan lingkungan, sehingga mudah tumbuh di hampir semua tempat. Bahkan mampu bersaing dengan tanaman lainnya.

3. Geranium

Sebagai tanaman perdu, tinggi tanaman ini 20-60 cm, dan bisa bertahan hidup selama 3-5 tahun. Selain sosoknya yang indah, tanaman ini juga mampu mengeluarkan aroma yang harum. Namun, aroma harum ini justru tak disukai serangga dan nyamuk. Tak heran, banyak orang yang menggunakan tanaman ini sebagai pengusir nyamuk di dalam rumah atau di pekarangan.

Geranium memiliki akar tunggang. Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan stek batang. Caranya, dengan mematahkan batang yang masih muda kemudian menancapkan ke tanah. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *