Minggu , 22 Oktober 2017
Home / Sainstek / Wolffia, Tanaman Terkecil di Dunia Ukuran 1 mm
Wolffia, tanaman terkecil di dunia
Wolffia, tanaman terkecil di dunia (alchetron doc.)

Wolffia, Tanaman Terkecil di Dunia Ukuran 1 mm

Edupost.id – Tahukan Anda bahwa di dunia ini sebenarnya ada tanaman mini dengan ukuran tak lebih dari 1 mm. Para peneliti sepakat, bahwa Wolffia menjadi tanaman terkecil di dunia dengan ukuran tidak lebih dari 1 mm. Wahyu Annisha dalam buku “Tanaman Terunik dan Teraneh Sejagad” merangkum beberapa fakta tentang tanaman terkecil di dunia ini.

Pada habitat aslinya, tanaman wolffia hidup mengapung bersama dan berpasangan. Jika diamati, tanaman wolffia akan tumbuh saling berkaitan dan menyerupai rajutan tikar yang mengapung di atas air. Tumbuhan wolffia ini memiliki bentuk bulat tidak beraturan dengan memiliki diameter sekitar 1 mm.

Tanaman ini hidup di aliran sungai yang tenang. Bentuknya menyerupai bintik tepung jagung yang mengambang di atas air. Bila kita amati, tanaman yang satu ini biasanya mengambang dengan bebas di atas air dengan dominasi warna yakni warna hijau ataupun berwarna kuning kehijauan dan tidak disertai dengan akar, bahkan tanaman ini pun tidak memiliki batang ataupun daun.

Tak berakar, tapi tanaman ini memiliki bunga mikroskopis yang berkembang di dalam rongga di atas tubuhnya. Meskipun tubuh tanaman yang satu ini sangat kecil, namun siapa sangka ternyata Wolffia bisa memekarkan bunganya.

Bunga tanaman ini memiliki satu benang sari serta satu putik. Karena ukuran bunga ini sangat kecil, maka untuk bisa melihatnya anda harus menggunakan kaca pembesar atau mikroskop. Setelah melakukan penyerbukan silang, tanaman mini ini juga menghasilkan buah ukuran mini yang disebut utricle.

Wolffia memiliki tingkat reproduksi vegetatif cepat. Peneliti mendapati Wolffia microscopia dari India dapat menghasilkan anakan setiap 30-36 jam.

40% dari bagian tubuh tanaman wolffia memiliki protein yang setara dengan kedelai. Karena hal tersebutlah yang menjadikan tanaman jenis ini banyak dijadikan sebagai sumber makanan yang potensial bagi kebutuhan protein manusia.

Wolffia tumbuh dan menyebar di beberapa benua, seperti di kawasan Amerika Serikat bagian Tenggara dan Barat. Menurut kabar, penyebaran wolffia hinggga ke Amerika Serikat bagian Tenggara disebabkan karena hadirnya tornado yang membawa berbagai jenis benda. Bahkan ada yang melaporkan bahwa tanaman ini berada di dalam lelehan es di Amerika Serikat.

Di beberapa kawasan Asia, di mana di sana tanaman ini selalu dikonsumsi sebagai sayuran. Kini, Wolffia juga digunakan sebagai pakan ikan. Selain itu, tanaman ini juga digunakan untuk membersihkan fosfat dan nitrogen dari air. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *